Swinger dengan Sekretaris Cantik

  • Kring..... HP ku berdering. Pacarku telepon, basa basi bertanya kabar.  "Mas... kita ketemuan yu...."

    "Dimana?" tanyaku. Sepertinya ada yang penting untuk dibicarakan. Tetapi kenapa dia tidak langsung saja katakan. 

    Singkat cerita, kami ketemu di salah satu resto kawasan Tebet. Setelah memesan makanan kami ngobrol singkat. Kemudian makan. Saat itu kami memang lapar rupanya. Dengan singkat makanan tandas. 

    "Mas.. temanku ngajak kita swing. Menurutmu gimana?"

    Aku melihat raut wajah pacarku. Nampak dia tenang mengucapkannya. Ada hasrat yang terpendam dalam suaranya.

    "Dengan siapa?"

    "Boss dan sekretarisnya. Mereka sudah lama berpacaran, tepatnya selingkuh."

    Hmmm... Ok lah... 

    "Apakah kamu pernah pacaran dengan Boss itu sebelum denganku?"

    Dia tertawa.... mengiyakan... dengan suara manja.

    "Rupanya swinger dengan mantan nih?" godaku. Dia hanya tertawa saja.. sambil mengkerlingkan matanya. Bahkan dia pernah 3 some bersama sekretaris itu... Selama ini ternyata aku yang tidak paham orientasi sex pacarku. Dia terbiasa 3 some dengan mantannya itu bersama sekretarisnya. Jadi aku ini hanya menambah fantasi mereka... Dan aku ... menikmatinya. 

    "Kapan swingnya?" tanyaku.

    "Sekarang," ujarnya. Rupanya mereka telah janjian lebih dahulu sebelum Linda meneleponku. Setelah itu, dia mengajaku. Bahkan, boss dan sekretarisnya itu sudah menunggu di kamar hotel di kawasan Cawang. Rupanya, selama ini aku telah menjadi bagian pembahasan mereka. Hanya saja tidak tahu bagaimana caranya bilang kepadaku.

    Tanpa menunggu lama, kami meluncur. Sampai di hotel, garasi telah terisi sebuah mobil sedan. Terpaksa parkir di luar kamar. Kami ketuk pintu, pas dibuka, tampak Aji dan Hana sudah berpakaian dalam. 

    "Silakan masuk," ujar Aji. Tersebar aroma alkohol. Rupanya mereka sudah satu babak. Kemudian istirahat  sambil kembali minum alkohol.

    Kami masuk. Saya agak canggung. Tetapi pacar saya langsung duduk di sofa, samping aji. Wajahnya sangat gembira. 

    "Ayo Mas... santai aja...," ujar Aji. Kami saling berjabat tangan dan memperkenalkan nama masing-masing. 

    Aku berjalan ke arah Hana, sektretaris Aji. Dia duduk di bangku single berbangku bulat di hadapannya yang penuh dengan minuman dan cemilan. Aku masih melihat-lihat suasana dan ngobrol singkat dengan Hana yang sangat manis. Wajah cantik, pintar dandan, badannya proporsional dengan bra renda merah yang menampung tetenya yang sedikit menyembul dan penuh. Pahanya putih dan indah hingga ke pangkal. Celana dalam dengan warna dan corak senada dengan behanya tampak melingkar indah di pingganya yang ramping. Pemandangan yang luar biasa. 

    Aku masih menikmati kecantikan sang sekretaris. Rupanya, bosnya telah menjilati memek Linda, pacarku. Androknya diangkat. Aji menggeser CD yang menutupi lubang memeknya. Aku terkesiap dengan pemandangan itu, dan menikmatinya. Aji dan Linda meoleh ke arahku. 

    "Ayo.. Mas... tidak usah sungkan.. sungkan." 

    Kata-kata itu seperti aba-aba bagiku. Aku cium bibir indah merekah milik gadis cantik di hadapanku. Kujilati lehernya. Sambil sesekali aku melihat Aji dan Linda yang semakin hot. Suasana nyaman, rilex, dan aroma alkohol yang menyebar  meningkatkan birahiku. Ku jilati pentil tetenya, kuremas-remas tetenya yang kenyal dan putih. Aku sangat berhati-hati, khawatir kecantikannya hilang (hehehehe). Setiap detik dan inci aku sangat nikmati. 

    Lalu, Aji bergerak meninggalkan Linda dengan kontol yang ngacung-ngacung. Dia sodorkan ke mulut sekretarisnya. Bless.. mulut Linda penuh dengan kontol yang gemuk. Dikocok-kocok... "Ah.... Enak sayang teruskan...," racau Aji. 

    Woow... aku semakin birahi... Dan kuraba memek Hana yang sudah basah... Linda datang membuka celanaku, menarik CD dan mengulum penisku.

    Oh.... hmmm... nikmat..... Aji manarik penisnya dari mulut Hana. Geser ke Linda, mengangkat pinggangnya... bless.... Memek Linda dipompa dengan dalam dan tarikan panjang.... konsisten... sesekali Linda melenguh... tapi tetap memegang penisku dan kembali mengulumnya..

    Dua jariku mengocok memek Hana. Aku menikmati bibirnya dan wajah cantiknya. Aroma parfumnya menambah gairahku. Tetenya terus aku remas dengan sedikit tekanan tapi tetap lembut. 

    Birahi kami terus berpacu dalam kamar VIP hotel yang garasinya langsung ke pintu kamar. Di luar sana, Jalan MH Thamrin.. kemacetan yang parah dan menjemukan. Sementara itu, kami tengah menikmati momen swinger dengan bos dan sekretarisnya yang selingkuh. 

    Tak berapa lama kemudian, aku tarik Hana ke kasur. Dia celentang... aku nikmati bibir dan lehernya.. terus ke dua puting tete.. Aku buka pahanya dan dilebarkan. Dengan berahi yang meletup aku jilati memeknya yang indah, merah ranum, dan terbuka sekitar 1/2 cm. Pacarku datang kemudian turut mencium bibirnya.. tetenya... meremasnya.... sangat menikmatinya. 

    Sementara Aji... memandangi kami bertiga. Dia bersandar di bantalan sambil mengocok-ngocok penisnya... Beberapa saat kemudian Aji mendekat dan segera membenamkan penisnya ke memek Linda. Mengocoknya dan memompa dengan semangat... Suara lenguhan... bercampur dengan tetes keringat dan lendir nikmat... Kemudian aku pun membenamkan penis ke memek Hana... menekan dan memompanya.  

    Aji dan aku memompa dengan semangat... Linda dan Hana berbaur birahi saling melumat lidah dan bibir... 

    Oh.... yaaa... ohhh .... ya.... sayang... terus...... Pacarku menatapku.... tatapan yang aneh menurutku. Tapi terlihat dia sangat mendukung persetubuhan bersama ini. Matanya berbinar dengan senyum indah melihatku... Tetenya yang besar dan kenyal bergoyang-goyang seirama Aji memompa penis di memeknya.

    Melihatnya seperti itu, aku melepas penis dari memek Hana. Bergeser ke Linda, dan mencium bibirnya dengan kasih sayang. Kemudian menyodorkan penisku ke mulutnya. Bless... dilahapnya dengan gairah. 

    Hana bergeser ke arah selangkanganku, dan menjilati zakarku. Sesekali menjilat anusku. Birahi nafsu memenuhi ruangan itu. Lampu temaram dari standing lamp menambah hangat suasana. AC yang dingin menjadi sedikit sejuk menggairahkan. Erangan kenikmatan bersamaan dengan pompaan dan goyangan, jilatan dan napsu membara. Apalagi melihat dua wanita cantik ini sedang bugil dan menikmati permainan sex yang sangat liar ini. 

    Aku cabut kontolku dari mulut Linda. Aji pun demikian. Lalu, Linda menindih Hana. Mereka berciuman deep dan hot. Saling meremas tente yang indah. Kedua memek mereka gesek-gesekan. Kadang terlihat senyum manis dari kedua wanita cantik yang sehari-hari berdandan metropolis ini. Keduanya saling menyukai pakaian indah dan modern. Kedua rambut mereka bercat dark brown. Dalam suasana seperti itu kedua wanita ini terkadang saling menyingkapkan rambut yang menutupi wajah. 

    Aku dan Aji menghampiri mereka. Mengocok penis. Dan... puncak kenikmatan itu hampir datang.... dan..... oh.... ah..... oh.... croooooot.... cairan kental Aji dan Aku tumpah ke wajah Hana yang mendongak. Sisa peju berikutnya disemprotkan ke wajah Linda. Pacarku tertawa kecil.. Hana terlentang dan masih lemas... Pacarku yang berada di atasnya mencium bibirnya. Lelehan peju bertebaran di wajah dan bibir wanita cantik ini. 

    Kami berempat puas.... saling berpelukan... kemudian membersihkan lelehan peju dengan tissu basah. Pacar kami masing-masing membersihkan penis pasangannya, setelah wajahnya bersih dari peju. Kemudian, kami duduk di sofa dengan menghisap rokok masing-masing. Saling tertawa dan berbincang hangat... 

    Sebelum balik ke rumah masing-masing, kami melakukannya sekali lagi...